Hari Hari Penuh Kekecewaan

Hari hari serasa tak berwarna lagi, tak seperti biyasanya sampai saat ini mungkin rasa Cinta membuat beberapa manusia terpiruk akan dalamnya rasa kecewa yang tinggi namun beberapa manusia juga mungkin bisa bangkit lagi tetapi semua itu membutuhkan peroses bagaimana cara manusia tersebut bisa menerimanya atau tidak, saya sendiri merasakan bawasanya hidup serasa tidak ber arti karena rasa cinta ini yang belum terbalas kan dan saya tidak ingin, bawasanya rasa cinta ini berubah menjadi rasa benci dan amarah.

Karena hanya akan membuat salah arah saja menurut saya tetapi semua itu susah di jalani memang mudah di bicarakan, pada dasarnya bicara lebih mudah dari pada berlaku.

Melakukan dan membicarakan memang harus seimbang sebagaimana mestinya harusnya sih.

Malam malam yang hanya terselimuti kegelapan hati karena rasa cinta yang hanya membuat seseorang lupa dengan orang lain dan bahkan lupa dengan dirinya sendiri seperti yang saya rasakan saat ini.

Terlalu besar rasa cinta mungkin tidak lah baik tetapi untuk mengontrol rasa tersebut sangatlah sulit.

Karena yang saya bingungkan adalah KENAPA , rasa ini hadir kalau hanya membuat sakit, apakah ini pelajaran apakah ini balasan kepada saya, saya bertanya-tanya kepada diri saya sendiri.

Hari hari serasa tak berwarna dan hidup seperti mati dan kematian mungkin sudah tidak di takutkan lagi, apakah ini rasa frustasi ataupun rasa putus asa.

Saya sendiri tidak mengetahuinya.

Satu keyakinan dalam Hati Bawasanya sang pencipta tidak akan tidur dan doa akan membuat warna warna pada hari hari akan kembali. dan kegelapan akan mendapatkan cahayanya.

Penerangan Sang pencipta akan sangat indah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Hari Hari Penuh Kekecewaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel