Patah Hati Membuat Depresi

Di kesempatan kali ini saya akan share sebuah pengalaman saya sendiri bukan dari orang lain, atau siapapun itu, tetapi pengalaman saya sendiri, mungkin pada dasarnya setiap manusia mempunyai rasa entah apa itu dan salah satunya yaitu rasa cinta.

Tetapi mungkin dalam hal cinta ada kata patah hati dan kemaren saya mearasakanya sendiri, mungkin sangat banyak orang yang pernah mengalami patah hati tetapi pada dasarya pastinya sama tetapi beda yang mereka ungkapkan atau lakukan ketika patah hati, Saya sendiri kemaren mungkin hampir satu bulan ini merasakan patah hati, patah hati yang saya rasakan karena cinta saya ke pada seorang wanita belum terbalas atau bertepuk sebelah tangan.

Di kala itu saya memang sudah mencintai sesosok wanita yang sempurna di mata saya dan saya merasa nyaman dan cocok dengan wanita tersebut maka dari itu saya ungkapkan kata cinta saya terhadap wanita tersebut tetapi entah bagaimana dan alasan apa wanita tersebut belum bisa membalas cinta saya waktu itu entah sekarang saya juga tidak tau apakah perasaan dia masih mengganggap saya sevbagai teman ataupun mungkin sudah timbul poerasaan cinta kepada saya walapun sedikit atau bahkan melupakan saya saya juga tidak mengetahuinya, tetapi mungkin semua salah saya karena terlalu cemen atau mental saya terhadap seorang wanita kurang, tetapi entah kenapa saya kalau berhadapan dengan wanita seperti kerupuk terkena air menjadi lembek, padahal yang tadinya saya rencanakan awal di rumah malah pas ketemu diam membisu tanpa kata.

Pada saat itu saya menggungkapkan kata cinta memang tetapi hanya lewat WHATSAPP atau chatting saja karena, waktu bertemu dfengan dia juga sangatlah sulit karena dia bekerja mulai dari jam 09:00AM-09:00PM yah dari pagi sampai malamnya dan itu pun dia jarang sekali libur dan saya juga gak mau bertanya apakah atau kapan dia libur karena saya takut saya mengharapkan di beri waktu bertemu dengan dia atau memberati pekerjaanya.

Mungkin saat saya chat dia, saya ungkapkan bawasanya ingin kita berteman tetapi berkomitmen yang artinya saya tidfak ingin mengunggulkan setatus pacaran tetapi langsung setatus kedepan walapun kita berteman tetapi kita pun biosa pastinya ke jenjang yang serius karena apa saya sendiri tidak suka berpacaran sebenarya karena apa keterikatan berpacaran sebenarya membuat kita sangatlah terikat padahal hanya pacaran kan itu, Saya pribada m,ungkin belum sangatlah tua sih tetapi saya ingin atau bertujuan untuk kedepanya mempunyai wanita adat pendamping hidup yang se iman pastinya dan bisa menerima saya apapun adanya dan pastinyta berjuang bersama untuk menempuh kehidupan yang lebih baru, saya sangat menunggu kesiapan dia untuk berkomitmen ke ,massa depan tetapi dia menjawab bawasanya kita berteman saja, tetapi dalam hal itu saya tidak tahu bawasnya dia entah mau atau tidak berkomitment untuk kedepan.

Dalam hari hari saya merasa bingung pusing dan di setiap malam maupun siang saya tidak bisa berfikir jernih ataupun tenang, dan pekerjaanku pun berantakan semua banyak komplinan kerjaan yang tak selesai sebagaimana waktu yang sudah di tentukan karena saya tidak bisa berfikir jernih dan hanya ada rasa tangis di dalam hati sambil merindu dan terus berfikiran ke si cewe tersebut.

Saya pun gak ada nafsu makan dalam satu hari mungkin saya hanyalah makan 1x saja dan itupun gak banyak dan saya lakukan pada malam hari sekitar jam 9 malam dan kadang saya tridak makan hanyalah saya isi kopi kopi dan kopi.

Saya saat malam hanya bisa berdoa bawasanya bila jodoh dekatkanlah.
Dan kala itu saya setiap hari berdoa di malam hari bawasanya saya ingin dia bersanding dengan saya, tetapi saya juga sadar bawasanya semua tidak bisa di paksakan.
Saya pun jugta waktu itu tidak bisa tidur setriap harinya mungkin saya hanya tidur 1 sampai 3 jam saja setiap hari bahkan sampai juga pernah 2 hari tidak bisa tidur, dan teman teman saya juga bilang ke saya bawasanya tidak usah kamu pikir terlalu dalam bawasanya bila jodohy tak akan kemana, ujar teman saya tetap[i saya juga masih saja tidak bisa berfikir jernih, hal itu mungkin saya rasakan hampir sampai satu bulan ini, dan alhamdulillah akhirnya saya sadar bawasanya saya tidak bisa memaksakan kehendak dan saya hanya bisa berdioa dan berusaha dan bila jodoh tak akan kemana.

Saya sadar karena mungkin lantaran teman saya sang pencipta menyadarkan saya bawasanya hidup tidak sampai di sini saja kamu harus tetap hidup sebagaimana mestinya dan berusaha karena meratapi hal tanpa adanya keseimbangan dalam berusaha dan berdoa tidak akan ada gunanya.

Mungkin saya pada saat itu sampai juga membeli obat pernambvah nafsu makan tetapi semua juga percuma saya tiodak mempunyai nafsu makan pada saat irtu dan mungkin badan saya yang sudah kurus ini mungkin bertambah kurus akibar olah fikiran yang tidak ter kontrol, pernah saya sampai bertanya pada diri saya sendiri bwasanya saya itru siapa sebelum kenal dia saya juga tetap saya dan kenapa ketika rasa ini hadir saya menjadi bukan saya, itu yang saya rasakan.

Sebertulnya saya sampai detik ini ingin mengungkapkan langsung apa yang saya rasakan atau mengungkapkan cinta kepada cewe tersebut tetapi mungkin waktu juga belum ada sebetulnya bukan belum ada waktu tetapi moment yang pos belum ku temukan pada saat ini, bukan karena saya tidak tau mau ketika sudah di tolak atau dia belum bisa menerima, tetapi saya hanya ingin mendengar dari telinga saya sendiri jawaban dari dia yang keluar dari mulut/bibir dia sendiri bukan dari chatingan dia. saya berharap bisa bersanding denganya di massa depan dan semoga saja atas ridhgo yang maha kusa yang saya inginkan menjadi kenyataan.



Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Patah Hati Membuat Depresi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel